Nasir Djamil--ANTARA/Yudhi Mahatma/bb
JAKARTA: Wakil Ketua Komisi III DPR dari F-PKS Nasir Djamil mengajukan syarat untuk memperjuangkan dana kehumasan dan dana kampanye antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Saya pribadi sebenarnya mengusulkan untuk tetap digelar dana tersebut untuk KPK. Tetapi dengan catatan, saat pimpinan KPK bertemu dengan komunitas, harus disertai juga unsur polisi dan kejaksaan,” papar Nasir di Jakarta, Selasa (16/10).

Sebab, menurut Nasir, dalam jangka waktu ini KPK terkesan bekerja sendiri dalam mengerjakan hal-hal terkait pencegahan atau kampanye antikorupsi. Nasir menilai KPK seperti suporter fanatik. “Saya ingin ketiga lembaga hukum itu kompak, tidak bekerja sendiri-sendiri. Termasuk, soal kampanye antikorupsi. KPK terkesan justru seperti seperti fanatik,” ujarnya

Sebelumnya, Selasa (16/10) kemarin, Komisi III menetapkan untuk mengalihkan dana kehumasan untuk acara nyata KPK, sedangkan dana kampanye antikorupsi KPK dihilangkan dari APBN. (*/OL-04)

Sumber : mediaindonesia.com