JAKARTA: Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menemukan keterangan yang berbeda dan tidak masuk akal dari para saksi-saksi terkait kasus pencurian sarang burung walet yang menyeret dua penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kompol Novel Baswedan dan AKP Yuri Siahaan.

“Ada 23 orang yang diajak bicara dan berbeda-beda pendapatnya. Sehingga kesimpulan sementara itu ya akan direkontruksi keterangan satu dengan lainnya, karena ada keterangan yang berbeda dan tidak masuk akal dari para saksi-saksi,” ujar komisioner Kompolnas M Nasser di Gedung KPK, Selasa (16/10), setelah memperoleh keterangan dari Novel dan Yuri. Dua penyidik KPK itu ditetapkan tersangka oleh Polda Bengkulu.

tetapi Nasser tidak menjelaskan, apa keterangan yang dia anggap tidak masuk akal tersebut.

Kompolnas telah mencari informasi di Bengkulu dalam jangka waktu tiga hari. Kemudian meminta keterangan terhadap Novel dan Yuri. Selanjutnya, ungkap Nasser, Kompolnas mengerjakan rekonstruksi terhadap temuan yang mereka dapatkan.

Oleh karena itu, Kompolnas belum mengumumkan kesimpulan sementara tentang temuan yang diperoleh menanti dilakukan rekonstruksi yang objektif dan logis. (*/OL-2)

Sumber : mediaindonesia.com